Maafkan aku sahabat aku telah mengecewakanmu.
Sahabat, aku lebih memilih study agar aku bisa kuliah sebab aku berpikir apabila aku tidak kuliah aku akan kehilangan kamu.
Sahabat, aku berusaha keras mencari cara agar aku bisa kuliah dan aku pikir solusinya adalah dengan mendapat beasiswa.
Sahabat, aku mengikuti olimpiade dengan tujuan utama untuk mendapat beasiswa dan menunjukkan kepada orangtuaku bahwa aku mampu berprestasi. Dengan itu, aku berharap orangtuaku akan mendukungku.
Sahabat, untuk mencapai tujuan itu aku harus belajar keras dengan memanfaatkan setiap waktu yang tersisa. Tapi ternyata olimpiade bukan saatnya bagiku, sebab dalam dua olimpiade yang aku ikuti aku belum mampu meraih prestasi. Dan yang paling menyakitkan bagiku saat aku gagal di olimpiade terakhir padahal aku begitu diharapkan oleh teman – teman dan itu merupakan kesempatan terakhir bagiku.
Sahabat, aku selalu berdoa agar Tuhan membukakan jalan bagiku agar aku bisa kuliah. Ternyata Tuhan menjadikan segala sesuatu indah pada waktunya. Tuhan mendengarkan doaku lewat beasiswa BMU yang kuperoleh dan akhirnya aku bisa mengikuti SPMB. Aku mengikuti SPMB dengan modal Rp.20.000,- (membeli buku kumpulan soal SPMB edisi 5 Tahun), aku tidak punya biaya untuk mengikuti Bimbingan Test seperti teman-teman yang lain. Dengan kondisi seperti itu aku tetap yakin bahwa aku akan lulus di pilihan pertama dan Tuhan memberkatiku.
Sahabat, di saat targetku tercapai (kuliah), aku tidak bisa mengulang kesuksesan yang dulu pernah kuraih. Ini salah satu masalah besar bagiku yang harus bisa kuatasi dalam satu tahun ke depan. Bantu aku sahabat, aku harus bisa mengatasinya.
Sahabat aku harap kamu disana sukses dalam kuliahmu dan meraih mimpimu.
Maafkan aku sahabat bila kamu masih kecewa, ini semua kulakukan hanya untukmu sabahat.
Aku harap kita bisa bertemu kembali dengan masa depan yang lebih baik.