Posted by: Carlin Siagian | November 16, 2008

Ayah aku rindu

Ayah, aku rindu melihat wajahmu
Aku rindu mendengar nasehatmu
Ayah, dulu aku begitu bersemangat
Aku berjuang untuk mencapai-nya
Walau harus bersembunyi
Disaat Ayah tahu, ternyata Ayah senang

Urai air mata, saat kau pergi
dan aku masih harus berjuang
Tapi motivasi itu hilang
Seiring dengan kepergianmu

Maafkan aku Ayah


Responses

  1. pedih
    tapi toh hidup harus jalan terus

    dari proses kehilanganlah kita menemukan


Leave a response

Your response:

Categories